Skip to main content

GEJALA WANITA HAMIL DILUAR KANDUNGAN


Hamil diluar kandungan biasa disebut dengan kehamilan ektopik, dimana sel telur dapat menempel ditempat lain seperti ovarium, rongga perut dan diserviks.

Kehamilan ini biasanya sering terjadi pada beberapa minggu pertama kehamilan, dan kondisi ini dikatakan serius dan dapat membahayakan nyawa ibu, karena sel telur yang tumbuh diluar rahim tidak dapat bertahan hidup.

Gejala yang sering terjadi diawal kehamilan ektopik adalah nyeri pinggul yang sangat parah, dan juga kemungkinan keluar pendarahan dari vagina yang disebabkan karena jaringan tuba yang meluruh atau infeksi sehingga mengeluarkan darah. Biasanya umumnya dapat menimbulkan nyeri pada perut dan keinginan buang air besar terus menerus.

Tidak hanya itu, tanda-tanda gejala hamil diluar kandungan lainnya yang harus diwaspadai seperti kram perut, pusing ataupun lemah, mual dan muntah, nyeri pada satu sisi tubuh dan yang lainnya.

Terjadinya kehamilan ektopik biasanya disebabkan oleh kerusakan pada tuba falopi yang berfungsi sebagai saluran penghantar sel telur hasil pembuahan yang nantinya akan bergerak menuju dan berkembang didalam rahim.

Kehamilan ektopik sering dikatakan keguguran, karena kehamilan seperti ini tidak dapat diselamatkan dan hanya mampu bertahan 5-10 minggu saja. Kondisi seperti ini biasanya terjadi pada usia kehamilan trimester pertama atau hamil muda.

Hal yang menyebabkan kehamilan ektopik adalah adanya kerusakan disaluran telur yang membuat embrio tidak dapat menuju rahim, adanya infeksi disekitar panggul, dan beberapa kemungkinan hormon pengaturan yang membuat perjalanan hasil pembuah menjadi tidak lancar.

Faktor resiko kehamilan ektopik antara lain :

1. Menggunakan obat kesuburan saat pembuahan

2. Pernah mengalami kehamilan ektopik sebelumnya

3. Pernah melakukan operasi di bagian perut seperti operasi usus buntu, atau operasi caesar yang dapat menyebabkan kerusakan tuba falopi.

4. Adanya infeksi pada tuba falopi, rahim, dan peradangan juga dapat membuat kehamilan ektopik.

5. Sering merokok sebelum hamil

Semua wanita sebenarnya mempunyai resiko mengalami kehamilan diluar kandungan, namun perempuan yang mudah terkena atau memiliki infeksi lebih beresiko mengalami kehamilan seperti ini.

Hal yang dilakukan untuk menangani kasus ini adalah operasi pengangkatan sebagian atau keseluruhan saluran sel telur yang pecah hingga bersih dan tak ada jaringan yang tertinggal. Bila hanya 1 saja yang diangkat maka Anda memiliki kemungkinan untuk hamil kembali dan lahiran normal, namun bila kedua saluran yang diangkat maka Anda sudah tidak dapat hamil kembali atau menjadi infertil.

Nah itulah beberapa hal tentang wanita hamil diluar kandungan atau kehamilan ektopik, bila Anda merasakan gejala seperti diatas dan merasakan hal yang lain tentang kehamilan Anda, sebaiknya segera periksakan kandungan Anda ke dokter kandungan.

Semoga tutorial kali ini bermanfaat bagi kalian
Terima kasih
Salam Anima Belajar


Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar