Skip to main content

Cara Mengontrol Shutter speed Pada Kamera DSLR

Hi.. sahabat anima belajar.. pada tutorial kali ini ..kita akan membahas tentang TIPS DAN TRIK: Cara Mengontrol Shutter speed Pada Kamera DSLR.

Kecepatan shutter adalah salah satu dari dua control dasar yang berkaitan dengan pencahayaan pada foto.

Kecepatan shutter merupakan tandem aperture untuk mendapatkan eksposur yang tepat pada berbagai kondisi cahaya.

Kecepatan shutter lebih mudah dipahami ketimbang aperture. Kecepatan lamanya shutter terbuka diukur dalam pecahan dan diukur dengan satuan detik.

Banyaknya cahaya yang dimasukkan kecepatan shutter 1/100 detik separuh banyaknya cahaya yang dimasukkan 1/500 detik.

Kecepatan shutter memiliki rentang yang lebih banyak dibandingkan aperture. Kecepatan tertinggi pada EOS biasanya 1/400 detik atau 1/8000 detik, tergantung modelnya, kecepatan shutter terlambat adalah 30 detik.

Cara Mengontrol Shutter speed Pada Kamera DSLR

Ini berarti sekitar 17 atau 18 stop lebih banyak untuk memasukkan cahaya ke sensor. Gunakan Bulb untuk membuka shutter selama Anda menekan tombolnya.

Anda bisa mencapai kecepatan shutter selama beberapa menit, bahkan jam.

Mekanis Ketepatan
Kecepatan shutter dikontrol dengan shutter, alat mekanik dengan presisi yang tepat. Lokasinya tepat di depan sensor.

Desainnya mengatur bukaan shutter dengan tepat, khususnya pada kecepatan tinggi karena kerja shutter yang cukup berat dengan kecepatan tinggi tersebut, maka kamera Canon biasanya memiliki petunjuk jumlah shutter yang bisa digunakan sebelum shutter perlu diganti.

Cara Mengontrol Shutter speed Pada Kamera DSLR

Shutter pada model 1D bisa digunakan sebanyak 300.000 kali, sementara 5D Mk II disebut-sebut mencapai 150.000 kali.

Kamera kelas pemula biasanya tidak memiliki informasi ini, tapi biasanya shutter mampu bertahan hingga 50.000 foto. Ada program computer yang dapat digunakan untuk memeriksa jumlah shutter.

Seperti aperture, kecepatan shutter bukan hanya menentukan eksposur, melainkan punya fungsi aristik.

Kecepatan shutter juga bisa menentukan banyaknya keburaman pada gambar. Efek buram (blur) dapat menghasilkan efek gerak dan efek ini makin terasa kalua objek yang dipotret bergerak.

Cara Mengontrol Shutter speed Pada Kamera DSLR

Meskipun demikian, pada objek diam pun kecepatan shutter punya pengaruh pada keburaman, terutama jika kamera dipegang tangan.

Gerakan sedikit saja dapat menghasilkan getaran pada kamera yang mengakibatkan gambar buram. Jika kecepatan shutter-nya cukup, gambar tak akan buram.

Berapa kecepatan maksimal agar orang tetap bisa mengambil gambar dengan tangan? Ada beberapa faktor yang menentukan, termasuk fitur image stabilization, bahkan angina. Faktor paling penting adalah focal length.

Semakin anda zoom, semakin membuka kesempatan besar foto tampak buram. Artinya, jika anda melakukan zoom panjang, kecepatan shutter yang diperlukan lebih tinggi.

Cara Mengontrol Shutter speed Pada Kamera DSLR

Ada cara sederhana yang dapat digunakan, yaitu kecepatan minimum yang anda gunakan harus sama dengan focal length. 

Misalnya, jika anda menggunakan lensa 50mm, anda bisa memotret dengan memegang kamera dengan kecepatan shutter 1/50 detik. Jika lensa yang anda gunakan 20mm, 1/200 detiklah kecepatan. Shutternya Lebih Lambat Dari itu Anda Sebaiknya Pakai Tripod.

Objek Bergerak Juga mempengaruhi kecepatan shutter yang digunakan, Jika ingin objek tampak Tajam, Anda harus menggunakan kecepatan yang tepat.

Kecepatannya Tergantung arah serta seberapa besar objek tampil dalam foto.Anda butuh kecepatan shutter lebih tinggi jika objek bergerak melintasi kamera.

Ada baiknya, objek bergerak direkam beku. Banyak objek Bergerak terekam artistik jika dipotret menggunakan kecepatan shutter lama.

Rahasianya, gunakan kecepatan Shutter Untuk Membuat Objek Tampak Buram Dengan Sengaja, Bukan tak sengaja.

Bagaimana Proses Shutter menutup…
Pada Kecepatan Tinggi, Gambar Direkam Melewati Rana.

Shutter didalam EOS Mengontrol Lamanya Waktu Sensor Terpapar Cahaya Shutter Menggunakan Sepasang Penutup. Salah Satu Membuka Untuk Memulai Eksposur.Lainnya menutup untuk mengakhiri eksposur.

Pada Kecepatan Shutter lambat,Kedua penutup Terbuka Secara Bersamaan.Sedangkan pada kecepatan tinggi (Kecepatan Diatas Kecepatan sinkronisasi Flash,biasanya 1/200 detik).

Penutup Kedua Menyelesaikan bukaan saat penutup pertama masih terbuka,Sehingga sensor terpapar cahaya.
Cara Mengontrol Shutter speed Pada Kamera DSLR

Letak curtain kembar itu memastikan sensor mendapatkan cahaya yang sama.Bagian atas sensor lebih dulu terekspos cahaya,tapi bagian ini juga merupakan bagian yang pertama kali tertutup oleh curtain kedua

Pada awal eksposur,curtain (rana) pertama tertutup,sedangkan curtain kedua terbuka.Mereka mengubah posisi ini diakhir eksposur,bersiap-siap untuk foto berikutnya.

Cara Mengontrol Shutter speed Pada Kamera DSLR
Flash Normal dimungkinkan dengan kecepatan shutter (diatas 1/200 detik atau 1/250 detik) Karena kedua curtain tidak pernah terbuka maksimal bersamaan.

Diakhir eksposur. Curtain pertama terbuka sedangkan curtain kedua tertutup.

Langkah – Langkah  MEMERIKSA DAN MENGATUR KECEPATAN…

1.  Cara untuk melihat kecepatan shutter adalah di viewfinder. Tekan tombol shutter setengah dan kecepatan shutter ditunjukan dengan angka pertama di bagian bawah viewfinder.

2.  Alternativenya. Anda juga bisa melihat kecepatan shutter di LCD belakang. Lagi-lagi. Untuk menyimak angka Shutter speed ini. Anda harus menekan tombol shutter setengah.

3. Pada D-SLR EOS kelas menengah atau atas.Informasi Mengenal eksposur, termaksud kecepatan shutter, dapat dilihat di LCD sisi atas dekat tombol Shutter.

4. Cara Termudah untuk mengontrol kecepatan shutter adalah Menggunakan Mode AV,TV atau P. Kemudian menggunakan tombol Putar di Belakang Tombol Shutter Untuk Mengubah Kecepatan Shutter.

Memahami Skala Kecepatan.

Kamera SLR Canon menyediakan pilihan skala kecepatan shutter. melompat setengah stop dan tiga stop. Setiap Stop mengurangi dan menambah cahaya sebanyak dua kali lipat.

Skala Kecepatan Shutter Speed

SHUTTER ELEKTRONIK. EOS 1D yang diluncurkan tahun 2001 memiliki shutter elektronik. Dengan shutter itu, kecepatan dikontrol oleh sensor CCD. Berkat fitur ini, Kecepatan shutter-nya mencapai 1/16.000 dan kecepatan sinkronisasi flas sampai 1/500 detik. 

Canon kemudian menggunakan CMOS sehingga shutter mekanik yang digunakan. Kecepatan shutter tercepat pun berkurang, digantikan berbagai keunggulan lain.

Langkah – Langkah 1/2 Atau 1/3 Stop?

1. Kamera Canon EOS Memiliki dua skala kecepatan shutter. 1/2 atau 1/3 stop. Pilih yang nyaman untuk Anda. Untuk mengubahnya anda tinggal menekan tombol Menu dan cari pilihan Custom Functions.

2. Custom Functions Yang harus dipilih Tergantung Model EOS yang Digunakan. Coba Cari Pilihan Exposure Level Increments kemudian atur ke angka yang anda inginkan dan tekan Set. Kami Menyarankan gunakan 1/2 stop.

Cara Shutter Speed Bekerja

Focal Plane
EOS Menggunakan Focal Plane vertical Yang bergerak turun naik.Posisinya tepat di depan sensor.

Curtain kembar
Mekanisme shutter terbuat dari dua curtain tipis.Salah satu membuka Untuk memulai eksposur,lainnya mengikuti untuk menutup eksposur.

Motor
Mekanisme shutter punya motor sendiri untuk menggerakan curtain.Motor yang terpisah digunakan untuk membuka cermin sebelum shutter bergerak.

Ketahanan
Ketahanan shutter bervariasi,Tergantung modelnya.Shutter pada EOS – 1D dapat digunakan untuk 300.000 foto.

LATIHAN Menghasilkan Foto Beku atau Buram?

Salah satu keuntungan mempunyai SLR adalah anda bisa memilih untuk membekukan objek atau kreatif dangan memburamkan objek. 

Untuk tugas kali ini, Anda butuh bantuan orang lain yang mau berlari atau bersepeda didepan kamera anda.

1. Atur mode eksposur ke TV dan Gunakan ISO400.T aruh kamera di tripod. Jika Ada. Gunakan mode Continious dan AL Focus Untuk Mode AV

2. Gunakan tombol putar dibelakang tombol shutter untuk mengatur kecepatan ke 1/4000 detik (bisa saja tampil 4000 di LCD). Jika angka itu berkedip,anda harus menaikan ISO. Minta kawan anda beraksi dan ambil beberapa foto saat ia melintas.

3. Ulangi beberapa kali menggunakan kecepatan shutter yang lebih lambat,1/1000,1/250,1/60,1/15,dan ¼ detik.

4.Cermati gambar di computer untuk setiap kecepatan shutter, Kecepatan mana yang membekukan objek? Kecepatan mana yang memberi efek gerak.

5. Ulangi lagi latihan ini tiap kali ini,gerakan kamera anda untuk mengikuti gerakan objek alias “panning”. Kecepatan Shutter mana yang Menghasilkan efek terbaik?.

Semoga tutorial kali ini bermanfaat bagi kalian
Terima kasih
Salam Anima Belajar
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar