Skip to main content

Cara Memahami MODE METERING pada Kamera DSLR

hi.. sahabat anima belajar.. pada tutorial kali ini ..kita akan membahas tentang TIPS DAN TRIK: Cara Memahami MODE METERING pada Kamera DSLR.

Mengukur kondisi cahaya saat merekam foto sangat penting untuk mendapatkan eksposur yang tepat.

Anda sudah mempelajari kecepatan Shutter, aperture serta mode eksposur. Tapi sebelum anada menentukan itu semua, Ada satu yang harus dilakukan,Yakni mengukur tingkat kecerahan objek. Dari sinilah pengukuran eksposur dimulai.

Cara Memahami MODE METERING pada Kamera DSLR

Pengukuran Evaluative berguna untuk objek yang tidak tepat ditengah.

Centre – Weight Sangat Berguna Ketika Objek Ada di Tengah Foto.

Pengukuran Spot dan Partial Sangat cocok Digunakan jika dilatar belakang objek sangat terang – Gelap Dibandingkan Objek.

Kamera D-SLR EOS punya system pengukuran cahaya (Yang bisanya disebutkan metering). Tapi, Jangan berpikir sistem tersebut, dapat memudahkan kerjanya dan Anda Selalu mendapatkan foto yang tepat. Tidak semudah itu.

Ambil satu contoh yang paling mudah, Tingkat terangnya pada Suatu Pemandangan yang sangat bervariasi.

Langit bisa sangat terang daibandingkan dengan latar dapan sehingga pengukuran untuk mendapatkan eskposur rata rata diperlukan.

Cara Memahami MODE METERING pada Kamera DSLR

Tapi, Eksposur rata rata juga belum tentu yang terbaik karena tergantung lagi pada komposisi yang anda gunakan serta keinginan anda menampilkan high light pada foto.

Untuk itulah Canon tidak hanya punya satu modemetering atau pengukuran cahaya. Namun ada tiga atau empat. Beberapa seri pemula tidak memiliki pengukuran mode spot. Sifatnya khas.

Sebuah mode cocok untuk satu kondisi pemotretan, sementara mode lainnya bekerja maksmal di kondisi lain.

Mode yang anda pilih tergantung pada kondisi didepan anda serta hasil yang inginkan. Dibutuhkan Pengalaman untuk memilih mode yang tepat.

Cara Memahami MODE METERING pada Kamera DSLR

Mode pengukuran cahaya utama,yang sudah anda atur sejak awal anda beli EOS adalah evaluative (Kadang-kadang disebut juga sebagai matrix didalam buku manual).

Mode inilah satu satunya yang akan digunakan oleh mode pengambilan gambar standar. Anda harus pilih M,AV,TV atau P untuk dapat menggunakan mode pengukuran cahaya yang lain.

Pengukuran cahaya evaluative memang yang paling canggih saat ini. Mode ini melihat pemandangan dan dengan pintar berusaha menerka tipe gambar yang sedang anda ambil.

Setelah itu,kamera akan menyarankan tingakt kecerahan untuk menentukan kombinasi kecepatan shutter dan aperture.

Pola pengurangan pencerahan cahaya evaluative membagi pemandangan di depan kamera menjadi beberapa zona.

Tiap zona dianalisis untuk menentukan tipe gambar yang akan anda ambil.Hal terpentingnya,Evaluative menggunakan informasi dari sistem fokus otomatis untuk mengetahui posisi objek di gambar.

Jika titik AF-Nya berada di kiri,sistem pengukuran cahaya akan berkonsentrasi pada area itu. Jika Anda menggunakan fokus manual,Sistem pengukuran cahaya akan berkonsentrasi pada titik tengah.

Berkonsentrasi ditengah merupakan karakteristik pengukuran cahaya Centre-Weighted. Mode pengukuran cahaya ini tidak mempedulikan fokus dan hanya mengasumsikan bahwa objek yang hendak diukur berada tepat di tengah.

Mode pengukuran cahaya yang sudah ada sejak lama ini bekerja dengan baik pada banyak objek.

Mode ini juga mempermudah anda untuk mengatur kompensasi ketika eksposur yang diberikan salah.Jika objek tidak berada ditengah,mode ini tetap bisa digunakan asal dikombinasikan dengan exposure lock.

Periksa satu titik

Dua mode lain yang ada di Canon adalah Mode pengukuran cahaya Partial dan Spot yang memiliki cara sederhana dalam menentukan eksposur.Kedua mode ini hanya membaca bagian kecil di tengah foto dan mengabaikan objek lain.

Perbedaan antara keduanya hanyalah pada ukuran area yang dipantau. Ukuran titik yang dipantau oleh partial tiga kali lebih besar ketimbang ukuran area spot.

Cara Memahami MODE METERING pada Kamera DSLR

Dengan demikian Spot lebih Akurat dalam mengukur – tapi paling sulit digunakan anda harus menentukan titik yang benar-benar tepat, Partial dan Spot paling pas digunakan dengan exposure lock serta pada saat latar belakang jauh lebih gelap atau terang dibandingkan objek, 

Seperti anda merekam foto penyanyi di panggung atau mengambil potret berlatar belakang langit.

Peringatan Kesalahan

Sangat penting menyadari bahwa hasil tidak tepat berakibat kesalahan mode pengukuran cahaya.

Masalah bisa muncul Akibat cara kerja sistem pengukuran cahaya. Mereka mengukur cahaya yang dipantulkan objek ketimbang benar-benar membaca cahaya yang jauh pada objek.

Membaca cahaya yang dipantulkan juga dipengaruhi oleh warna dan seberapa terang objeknya. Objek berwarna cerah memantulkan cahaya lebih banyak daripada objek gelap.

Sistem rata-rata yang digunakan mode pengukuran cahaya mengukur tingkat kecerahan pada modtone (Fotografer pro sering menyebutnya dengan istilah abu abu 18%).

Untuk Itulah,Exposure compensation selalu dibutuhkan untuk merekam foto objek yang tonal Warna gelap atau terang.

Jangan berharap mode metering akan tepat. Exposure compensation penting untuk dipertimbangkan untuk memperbaiki kesalahan yang dilakukan mode pengukuran cahaya yang digunakan. Anda dapat mengontrol ketika kamera gagal mendapatkan abu-abu pada semua mode pengukuran cahayanya.

Contoh paling jelas adalah ketika merekam foto dangan tonal warna terang,seperti salju. Untuk foto ini, Eksposur compensation sebesar +1 dan +2 dibutuhkan. Jika objeknya gelap, Exposure compensation negative yang dibutuhkan.

Dengan Objek berwarna putih, Anda harus menggunakan Exposure Compensation-Atau Manual-untuk mendapatkan eksposure yang tepat, tak peduli mode pengukuran cahaya yang digunakan.

Aturan 18% Setiap mode meteran mengasumsikan pada penyebaran kecerahan diseluruh area foto terdapat warna abu abu yang memantulkan 18% cahaya.Disetiap warna diperhitungkan pada tingkat kecerahan rata rata ini.

Panduan Singkat mode pengukuran cahaya

• Pengukuran spot

Pengukuran spot haya mengukur seukuran lingkaran kecil di tengah viewfinder. Biasanya ukuran itu berukuran antara 2-4% dari seluruh foto(Tergantung pada mode kamera). Tidak semua EOS punya mode pengukuran ini.

Cara Memahami MODE METERING pada Kamera DSLR

• Pengukuran partial

Semua EOS punya mode ini. Partial mengukur cahaya ditengah dengan ukuran lingkaran yang lebih besar daripada mode spot.Rata-Rata menggunakan 8-13% arean dalam foto, tergantung model kamera yang digunakan.

Cara Memahami MODE METERING pada Kamera DSLR

• Pengukuran Centre-Weighted

Mode metering ini mengukur cahaya diseluruh bagian foto, tapi konsentrasinya pada bagian tengah. Tidak seperti evaluative,mode pengukuran ini tidak memperhitungkan foto dan tidak ditemukan pada semua D-SLR EOS.

Cara Memahami MODE METERING pada Kamera DSLR

• Pengukuran Evaluative

Mode pengukuran cahaya standart pada D-SLR EOS dan merupakan satu satunya mode pengukuran cahaya yang dapat digunakanpada mode eksposur otomatis.

Pengukuran cahaya dilakukan pada seluruh gambar,tapi berkonsentrasi pada objek yang jadi fokus.

Cara Memahami MODE METERING pada Kamera DSLR

Langkah-Langkah Mengganti mode pengukuran cahaya

Tekan tombol metering mode yang memiliki ikon mata.Pada beberapa model EOS Terbaru,Menu ini dapat diakses melalui quick menu (Yang berikon Q).

Anda akan melihat tiga atau empat mode Pengukuran Cahaya.Keempat symbol diatas (Dari kiri ke kanan),merupakan Evaluative,Partial,Spot dan Centre-Weighted

Gunakan tombol ini dialutama di belakang kamera (atau tombola arah di belakang) untuk menuju pengaturan metering yang nda ingin gunakan.

Pada Beberapa model EOS,Anda harus menekan set untuk memastikan pemilihan mode pengukuran cahaya (metering) yang anda inginkan. Setelah itu, Rekam video.

Perhatikan kontras.

Kamera hanya dapat merekam tonal warna terbatas dan tidak mampu melihat terbatas dan tidak mampu melihat terbatas dan tidak mampu melihat terbatas dan tidak mampu melihat.

Ini menjadi masalah kitika merekam foto pada pemandangan berkontras tinggi, seperti merekam foto di siang hari terik,atau pemandangan malam.

Pada kondisi tersebut,apa pun mode metering-nya,anda akan kehilangan detail di highlight dan shadow. Anda dapat mengatasinya dapat mengubah eksposur, tentukan dulu area yang detail ingin ditampilkan. 

Ketika merekam di luar ruangan,pastikan detail highlight tidak hilang. Lalu, sematkan shadow pada proses editing.

Pengukuran cahaya EOS di beberapa Model

Langkah-Langkah Bagaimana menggunakan Exposure Lock

Tekan tombol shutter setengah sehingga sistem pengukuran cahaya bekerja dan anda dapat melihat eksposur objek yang digunakan lewat viewfinder atau layar LCD

Arahkan kamera ke objek untuk mengukur pencahayaan pada objek tersebut. Tekan tombol bintang pada belakang EOS untuk Mengunci pengukuran cahaya tersebut

Bintang berwarna hijau akan muncul di viewfinder, menandakan eksposure lock sudah aktif. Sekarang komposisikan ulang foto dan rekam foto menggunakan mode metering yang dipilih.

Jika anda ingin membatalkan penguncian untuk metering yang digunakan, tekan tombol di sebelah kanan tombol bintang. tanda bintang hijau di viewfinder akan menghilang.

Latihan Cara Ukur Titik Yang Tepat

Mode pengukuran Spot dan Partial paling pas untuk mendapatkan pengukuran cahaya yang akurat dan dapat jadi anugrah untuk kondisi sulit.

Tapi, butuh keahlian lebih dalam menggunakan keduanya, terutama dalam menentukan titik yang paling pas.Latihan akan menambahkan keahlian anda, jadi cobalah latihan berikut ini.

Aturlah sebuah sumber cahaya dari belakang objek, seperti orang berdiri didepan jendela. Ambil foto beserta ruangnya. 

Atur pengukuran cahaya ke Spot (atau partial). Kemudian ukur cahaya menggunakan Exposure Lock. Rekamlah Foto dan lihat hasilnya. 

Ulangi langkah Kedua Beberapa Kali Tapi Dengan titik pengukuran cahaya yang berbeda. Lihat hasilnya.Lebih baik atau buruk?

Semoga tutorial kali ini bermanfaat bagi kalian
Terima kasih
Salam Anima Belajar
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar