TIPS DAN TRIK Memahami Focal Length Pada Kamera DSLR

TIPS DAN TRIK Memahami Focal Length Pada Kamera DSLR

TIPS DAN TRIK Memahami Focal Length Pada Kamera DSLR

TIPS DAN TRIK Memahami Focal Length Pada Kamera D-SLR

hi.. sahabat anima belajar.. pada tutorial kali ini ..kita akan membahas tentang TIPS DAN TRIK Memahami Focal Length Pada Kamera DSLR . 

Sebuah panduan lengkap bagi pemula untuk mengetahui cara kerja kamera SLR digital serta cara memaksimalkannya untuk menghasilkan foto yang baik. 

Pada pelajaran pertama, kita akan membedah focal length.

Keuntungan utama menggunakan D-SLR adalah banyaknya lensa yang dapat dipilih agar pas dengan objek yang kita rekam. jadi jika ingin membeli sebuah kamera D-SLR maka yang paling diperhatikan adalah mengenai focal length. 

Focal lenght mempunyai satuan dalam milimeter. yang mana Lensa dengan focal length 35-50 mm itu sama dengan sudut pandang penglihatan manusia. Lensa dengan focal length kurang dari 35mm disebut lensa lebar, lensa yang dapat merekam objek lebih banyak sehingga cocok untuk foto pemandangan alam.

focal length

Lensa dengan angka focal length yang lebih besar, sekitar 70mm atau lebih, merupakan lensa tele yang membuat foto Anda seolah mendekat pada objek. Lensa ini cocok untuk foto potrait, olahraga, serta hewan. 

Ketika kita berbicara mengenai focal length, yang kita bicarakan adalah sudut pandang yang dilihat melalui viewfinder. 

Semakin panjang focal lenght (seperti lensa tele dengan focal length 200mm), semakin sempit sudut pandang Anda, semakin besar objek tampak pada foto. Semakin pendek focal length (seperti lensa dengan focal length 18mm), semakin luas sudut pandang Anda.

Focal Length dan Crop Factor

Sudut pandang yang diperoleh dari suatu focal length bisa berkurang tergantung pada kamera yang digunakan. 

jika pada sensor kamera semakin kecil, maka  sudut pandang yang diberikan semakin sempit  karena kecilnya sensor hanya mampu merekam bagian kecil dari gambar yang diambil lensa tersebut. 

Fenomena ini dikenal dengan nama “crop fator”. Pada kamera bersensor APS-C Canon, crop factor-nya sebesar 1.6x. Artinya lensa melakukan perbesaran 1.6x dari focal lengt asli.

Focal Length dan Crop Factor

Anda mendapat keuntungan lebih saat menggunakan lensa tele karena membuat Anda lebih mendekat pada objek. 

Contohnya, lensa 200mm akan memiliki focal length efektif (EFL) 300mm (200x1.6), yang berguna untuk fotografi olah raga dan satwa liar. 

Crop factor membuat lensa besarmenjadi tidak terlalu lebar karena mengurangi sudut pandang. Contohnya lensa 80mm akan memiliki EFL 29mm (18x1.6).

Lensa dengan focal length tetap disebut dengan lensa prime- seperti Canon EF 50mm f/1.8. 

Lensa yang memiliki rentang focal length dikenal dengan nama lensa zoom. Lensa EF-S 55-250mm memiliki focal length antara 55mm sampai 250mm.

 Lensa zoom belum tentu lensa tele. Contohnya, Canon EF-S 10-22mm f/3.5-4.5 merupakan lensa zoom superlebar.

Canon EF-S 18-55 f/3.5-5.6 merupakan lensa zoom standar yang juga dikenal sebagai “lensa kit” karena terbundel EOS . 

Angka 18-55mm mengacu pada rentang focal length: diawali pada posisi lebar 18mm dan berakhir pada posisi focal length sedang 55mm. 

Angka f/3.5-5.6 mengacu pada rentang apectur maksimum.
Pada 18mm, apecture terlebar yang dapat digunakan di 55mm, apecture terlebarnya adalah f/5.6.

Lensa dengan  spesifikasi yang lebih tinggi, seperti EF-S 17-55mm f/2.8 IS USM memiliki aperture maksimal yang sama pada seluruh focal lengt. 

Pada lensa tadi, f/2.8 dapat digunakan baik pada 17mm atau 55mm serta focal length di antaranya. Lensa “cepat” ini cocok untuk memotret tanpa tripod di tempat gelap.

Berikut Anatomi lensa Kamera

Lensa adalah mata bagi kamera. berikut ini Kami uraikan anatomi lensa Kamera

Anatomi Lensa Kamera
Anatomi Lensa Kamera
A. Elemen depan : 
Bagian terlebar pada elemen lensa, juga bagian yang paling mudah tergores!

B. Aperture lensa : 
Aperture atau  bukaan mengontrol jumlah cahaya yang masuk.

C. Cincin zoom : 
Dengan memutar cincin ini, elemen di dalam lensa bergerak mengubah focal length.

D. Cincin fokus : 
Cincin ini dapat diputar untuk menentukan fokus secara manual. Cincin ini digunakan saat Anda menggunkan MF (Manual Focus).

E. Motor lensa : 
Semua lensa Canon EOS memiliki motor untuk menggerakan elemen saat fokus otomatis bekerja.

F. Image Stabiliezer (IS) : 
Teknologi Image Stabilizer (IS) Pada Canon yang menggunakan sensor giroskopik untuk mendeteksi dan beradaptasi pada guncangan kamera dan lensa.

G. Mount lensa : 
Bagian ini terhubung ke kamera. Bagian ini juga merupakan tempat lensa berkomunikasi dengan kamera.

H. Focal Length : 
focal length yang saat ini Anda gunakan oleh anka di cincin zoom yang segaris dengan garis tengah.

LANGKAH - LANGKAH Cara Mengganti Lensa

Jangan ganti lensa saat kondisi sekitar berdebu. Paling baik, gangti lensa di dalam ruangan atau tempat yang terlindungi dari angin untuk mencegah masuknya debu ke dalam sensor.
Letakkan kamera terlentang di permukaan yang empuk, seperti jaket untuk melindungi LCD di belakang. Dengan demikian pula, Anda punya dua tangan untuk mengganti lensa.
Taruh lensa yang hendak dipasang ke bosi kamera beradadi dekat kamera. Tujuannya agar lubang lensa kamera tidak terlalu lama dibuka untuk memperkecil kemungkinan debu masuk.
Gunakan tangan kiri untuk menekan tombol Lens Release. Gunakan tangan kanan untuk memutar lensa ke arah berlawanan dengan jarum jam dan lalu melepaskan lensa.
Jangan ganti lensa saat kondisi sekitar berdebu. Paling baik ganti lensa di dalam ruangan atau tempat yang terlindung dari angin untuk mencegah masuknya debu ke dalam sensor.
Letakkan kamera terlentang di permukaan yang empuk, seperti jaket untuk melindungi LCD di belakang. Dengan demikian pula, Anda punya dua tangan untuk mengganti lensa.
Taruh lensa yang hendak dipasang ke bodi kamera berada di dekat kamera. Tujuannya agar lubang lensa kamera tidak terlalu lama dibuka untuk memperkecil kemungkinan debu masuk.

LATIHAN Memahami Focal Length

Ketika mengubah focal length, Anda mengubah sudut pandang. Pada focal length pendek 18mm, Anda bisa memasukkan lebih banyak objek ke dalam foto ketimbang lensa 200mm dari posisi yang sama. 

Tapi focal length tak sekadar itu. Focal length punya efek kreatif. Zooming memberikan dampak tak langsung pada perspektif. 

LATIHAN Memahami Focal Length

Lensa tele biasanya digunakan saat fotografer berjarak jauh dari objek. Lensa tele membuat objek yang berjarak berjauhan menjadi lebih dekat. 

Lensa lebar, membuat objek di latar depan tampak lebih besar. Focal length juga memengaruhi depth of field (yang menentukan ketajaman objek).

1.Ambil tiga foto dari satu objek dari posisi yang sama. Pada tiap foto, gunakan focal length yang berbeda: 18mm (lebar), 50mm (sedang), dan 200mm (tele).

2.Rekam tiga foto yang berbeda untuk objek yang sama tapi dengan focal length yang berbeda-18mm,70mm, dan 200mm-tapi pada setiap foto, buat objek memenuhi frame foto.

Memahami perbedaan focal length, mulai dari 10mm sampai 400mm.

Focal length berefek pada sudut pandang yang Anda lihat di viewfinder. Untuk benar-benar melihat efek focal length terhadap sudut pandang, 

Anda bisa mengambil beberapa foto satu objek dari tempat yang sama tetapi menggunakan focal length yang berbeda.

Memahami perbedaan focal length

Focal length efektif (EFL)

Lensa memproyeksikan gambar objek dalam bentuk bundar dan terbalik.Berkat prisma dan cermin pada SLR, gambar tampil dengan benar di viewfinder. 

Sudut pandang pada SLR full-frame (sensor berukuran 36x24mm), ukuran yang sama dengan film 35mm. Contoh kamera: EOS 5D dan 1Ds. 

Tampilan terpotong pada kamera bersensor APS-C, seperti 450D (ukuran sensor 22,5x15mm). EFL naik dan sudut pandang berukuran.

Beli lensa Canon EF atau EF-S

Dengan banyaknya pilihan, bisa jadi Anda kebingungan saat hendak membeli lensa baru. Beli EF atau EF-S? Kecuali Anda seorang fotografer profesional yang memiliki kamera full-frame (atau APS-XI), 
Perbedaan Lensa EF-dan-EF-S
Perbedaan Lensa EF-dan-EF-S

Anda tak perlu beli lensa EF. Sebaiknya, Anda membeli lensa-lensa EF-S karena memang didesain untuk sensor yang kecil seperti APS-C. 

Seringkali pula EF-S lebih murah harganya tapi Anda tetap mendapatkan hasil maksimal.

Kini, sejumlah lensa Canon dilengkapi dengan teknologi STM (Stepping Motor) yang juga menjamin kecepatan dan keheningan fokus otomatis.

Semoga tutorial kali ini bermanfaat bagi kalian
Terima kasih
Salam Anima Belajar