TIPS DAN TRIK:  Cara Memilih Mode Eksposur Kamera DSLR

TIPS DAN TRIK: Cara Memilih Mode Eksposur Kamera DSLR

TIPS DAN TRIK: Cara Memilih Mode Eksposur Kamera DSLR

Rahasia Memilih Mode Eksposur Kamera D-SLR
hi.. sahabat anima belajar.. pada tutorial kali ini ..kita akan membahas tentang TIPS DAN TRIK  Cara Memilih Mode Eksposur Kamera DSLRdengan beberapa artikel berikut.

Setiap orang pasti sangat mengiginkan sebuah kamera D-SLR, di tengah dunia teknologi sekarang banyak orang berlomba-lomba untuk sekedar menunjukkan pada lingkungan tentang kegiatan apa yang telah dilakukannya seharian dengan sebuah cerita goresan gambar/foto yang dia ambil dan di upload ke dunia sosmed. ya itulah hidup jaman Now.. apa saja slalu di foto..hehe

Tapi bagi kalangan profesional kegiatan mengambil gambar (Fotografi) bukan sekedar melakukan shot. tetapi ada beberapa TIPS DAN TRIK  Memilih Mode Eksposur Kamera D-SLR yang mana akan menghasilkan kualitas gambar yang sagat menakjubkan.

Mode Eksposur Kamera

Untuk itu anima belajar akan memberikan sebuah TIPS CEPAT  Memilih Mode Eksposur Kamera D-SLR khususnya pada Kamera CANON. tombol putar diatas kamera punya selusin pengaturan. bahkan lebih baik, kadang tak jelas maksud sebuah mode. sebenarnya, sebuah mode memiliki kegunaan lebih dibanding mode yang lain.

Sebelumnya kita menelaah efek aperture terhadap fokus dan efek kecepatan shutter terhadap ketajaman foto. ketika menggunakan shutter speed tertentu mengakibatkan aperture berubah. begitu pun sebaliknya .demi mendapatkan eksposure yang tepat. mode eksposure yang anda gunakan menentukan bagaimana pasangan kecepatan shutter dan aperture.

Ada tiga tipe mode eksposure pada D-SLR canon pada umumnya. mode tradisional yang populer disebut "Creative Zone". pilihan yang termasuk dalam zona ini adalah M ,Av, Tv dan P ke empatnya memungkinkan anda untuk mengatur kecepatan shutter dan aperture yang digunakan. ini artinya, kreativitas ada ditangan anda.

Group berikut disebut "Basic Zone". zona ini penuh dengan otomatisasi dimana kamera menentukan kecepatan shutter dan aperture untuk anda. dengan demikian anda tidak mengontrol apa pun. pilihan - pilihan yang ada termasuk potrait dan sport. pilihan di basic zone ini cocok untuk memotret objek tertentu misalnya mode potrait membuat kamera menentukan aperture yang dapat memburamkan latar belakang.

Pilihan pilihan pada basic zone bisa menyulitkan fotografer profesional karena tidak ada kontrol apapun pada mode dalam basic zone kamera tidak hanya menentukan kecepatan dan aperture tapi juga mode AF dan white balance. biasanya anda tidak bisa merekam foto dengan format RAW atau mengubah pengaturan ke mode drive.

Cara Memahami Mode Basic Zone 

Hampir semua EOS memiliki ikon-ikon ini. mode yang ada di sini membatasi kontrol pengguna. mode pengukuran cahaya diatur ke evaluative , exposure compensation tak bisa di atur, ISO dipilih otomatis. kecuali pada seri terbaru, anda tidak dapat merekam foto menggunakan RAW.

Mode Potrait
Mode Potrait :
  • Prioritas : mempersempit depth of field. 
  • Eksposur : mengatur aperture selebar mungkin berdasarkan kondisi pencahayaan untuk memburamkan latar belakang. 
  • Jenis Foto : Potrait . 
  • Drive mode : Continuous. 
  • Mode AF: One - Shot
  • Flash: Otomatis (Dengan: Red eye).


Mode Landscape
Mode Landscape :
  • Prioritas : Memaksimalkan depth of field. 
  • Eksposur : Mengatur Aperture sekecil mungkin berdasarkan kondisi pencahayaan untuk mempertajam jam latar belakang. 
  • Jenis Foto : Landscape . 
  • Drive mode : single. 
  • Mode AF: One -Shot.
  • Flash: dimatikan.


Mode Close-up
Mode Close Up 
  • Prioritas : membatasi depth of field. 
  • ekspossur : Mengatur aperture selebar mungkin berdasarkan kondisi pencahayaan untuk memburamkan latar belakang . 
  • Jenis Foto:  Standart
  • Drive mode: Single. 
  • mode AF: One-shot 
  • Flash: Otomatis


Mode Sports
Mode SPorts
  • Prioritas: membekukan aksi. 
  • Eksposur: Mengatur kecepatan shutter secepat mungkin untuk kondisi pencahayaan yang ada. 
  • Jenis Foto: Standar 
  • Drive Mode: Continuous 
  • Mode AF al Servo 
  • Flash : Dimatikan


Mode Night portrait 
Mode Night Potrait 
  • Prioritas: Menyeimbangkan lampu kilat dengan kondisi cahaya temaaram di sekitar objek
  • Eksposur: mengatur shutter selambat mungkin sehingga latar belakang tidak gelap. 
  • Jenis foto: Standart. 
  • Drive Mode: Single. 
  • Mode AF : One-shot. 
  • Flash: Otomatis.


Mode Flash off
Mode Flash Off 
  • Prioritas: untuk pemandangan minim cahaya tapi flash tidak moleh menyala. 
  • Jenis Foto: Standart. 
  • Drive mode: Single.
  • Mode AF : Al Fokus. 
  • Flash : Dimatikan.


Tv atau Av ?
Inilah  yang benar-benar harus dipelajari oleh seorang fotographer. pilihan pada creative zone yang mana yang digunakan? Av atau Tv? P atau M? itu tergantung selera, tapi ada baiknya kita ketahui seluruhnya.

Av Merupakan singkatan dari Aperture Value (juga dikenal dengan APerture Priority). Disini, anda menentukan aperture dan kamera menentukan kecepatan shutter untuk eksposure yang tepat tergantung pada ISO serta kondisi cahaya plus pengukuran cahaya yang digunakan. 
Aperture Value
Aperture Value

Av merupakan mode yang paling dapat diandalakan . terlepas dari namanya, sebetulnya anda bisa menentukan kecepatan shutter secepat memilih aperture. putar saja tombol dial shutter sehingga kecepatan shutter yang anda inginkan didapatkan. 

Tv bekerja berkebalikan Av. kepanjangannya adalah time value atau lebih di kenal dengan nama shutter priority. anda menentukan kecepatan shutter, dan kamera menentukan aperture. 

Dibandingkan Av, Tv kurang dapat diandalkan kamera kamera belum tentu memiliki aperture yang cukup untuk menyesuaikan kecepatan shutter yang anda tentukan. rentang aperture yang tersedia hanya lebih sedikit ketimbang rentang  kecepatan shutter. 

Tv bisa berguna untuk beberapa efek kreatif, efek yang membutuhkan kecepatan shutter yang tepat, misalnya unttuk panning.


mode manual Kamera

Pilih M untuk Manual
beberapa fotografer lebih suka menggunakan mode manual. beberapa lagi menggunakan nya pada kondisi tertentu saja. dapat mengatur aperture dan shutter sendiri memang punya banyak keuntungan pada saat tertentu. anda dapat benar benar mengabaikan sistem pengukuran cahaya kamera. 

pada posisi manual , kamera tetap memberikan opininya mengenai pengaturan yang di pilih. manual biasanya digunakan bersama dengan flash di studio .

kecepatan shutter dan aperture ditentukan untuk objek dan lampu kilat guna mendapatkan exprosur yang tepat. manual juga berfungsi saat merekam foto serial saat background atau objek berubah-ubah.

yang terkahir dan tidak kalah penting adalah P atau Program. inilah pilihan terbaik bagi anda yang ingin aman dari kesalahan. kamera akan menentukan kecepatan shutter dan aperture agar anda terhindar dari gambar yang buram. tapi jika anda ingin menggunakan kecepatan shutter atau aperture tertentu, putar saja tombolnya. tidak seperti basic Zone, anda masih bisa mengatur sebagian pengaturan.

Cara Memahami Mode Eksposur

Panduan singkat ini mungkin akan membantu teman2 untuk lebih mengerti fungsi tombol putar mode eksposur pada saat pengambilan gambar dengan lingkungan yang berbeda - beda.

Banyaknya mode pengambilan gambar yang anda miliki tergantung pada model EOS yang anda punya. beberapa mode, misalnya CA, hanya ada di model model terkini. mode yang termasuk basic zone malah tidak ditemui di model kelas atas.



Mode Full Auto : Model kotak hijau untuk "Pemula" membuat kamera mengatur segalanya secara otomatis


Mode Creative Auto:
Hanya ditemukan pada EOS model baru. anda bisa mengatur aperture dan exposure compensation

Mode Metered Manual:
anda mengatur aperture dan kecepatan shutter, tapi kamera tetap memberikan pembacaan cahaya

Mode Aperture Priority:
anda atur aperture, kamera menentukan kecepatan shutter.

Mode Shutter Priority (Time Value):
anda tentukan kecepatan shutter, kamera menentukan aperture.

Mode Program Shift:
Kamera menentukan aperture dan kecepatan shutter, tapi anda bisa mengubahnya sedikit.

Mode Movie
Mode Movie:
hanya ditemukan pada EOS yang memiliki fitur perekam video.

Mode Potrait
Mode Potrait:
kamera mengatur aperture terlebar untuk memburamkan latar belakang.

Mode Landscape
 Mode Landscape:
 aperture diatur untuk memaksimalkan depth of field.

Mode Close-up
Mode Close-up:
mengatur aperture ke lebaar untuk memburamkan latar belakang.

Mode Sports
Mode Sports:
shutter speed diatur tinggi untuk membekukan aksi.

Mode Night portrait
Mode Night portrait:
memadukan flash dengan kecepatan shutter lambar.

Mode Flash off
Mode Flash off:
mode otomatis penuh tapi memastikan flash tidak menyala.

Mode Automatic depth of field
Mode Automatic depth of field:
mengatur aperture dan fokus untuk memastikan hanya titik terteentu saja yang tampak tajam 



LATIHAN : 

Menggunakan Teknik MODE BARU Dalam Pengambilan Gambar:

Penting untuk mengetahui pilihan mode yang tepat saat merekam foto (pada beberapa situasi) , anda dapat menggunkan Creative Zone.

Gunakan latihan ini untuk mode yang belum pernah anda gunakan sebelumnya.

  1. Cari objek yang dapat di foto close-up. anda boleh pakai objek lain yang ada di sekitar anda.
  2. Atur mode exposure ke P. gunakan tombol putar utama untuk memilih aperture terlebar (sekitar f /2,8 atau f/5,6. ambil foto.
  3. Ulangi tapi dengan mode Av. lagi lagi gunakan tombol utama untuk mengeset aperture terlebar
  4. Ambil foto lagi tapi gunakan Tv mode. atur kecepatan shutter agar foto direkam dengan aperture terleba.
  5. Untuk foto terakhir, gunakan mode M. atur aperture terlebar, kemudian atur kecepatan shutter sampai penanda eksposur berada di tengah-tengah skala pengukuran cahaya.

Semoga tutorial kali ini bermanfaat bagi kalian

Terima kasih

Salam Anima Belajar