Skip to main content

Cara Menguasai Fokus Pada Kamera DSLR


hi.. sahabat anima belajar.. pada tutorial kali ini ..kita akan membahas tentang Cara Menguasai Fokus Pada Kamera DSLR.

Foto yang objeknya buram biasanya akan dibuang. Oleh karena itu lah focus merupakan salah satu hal yang penting dalam pemotretan .

Lensa hanya dapat memfokus pada suatu jarak pada suatu waktu. Lensa harus terkunci pada bagian yang tepat pada foto.

Kalau tidak,objek yang akan dibidik menjadi buram. Untungnya, berkat dpth of field,objek pada jarak tertentu dapat terekam tajam.

Selain itu, EOS juga punya system yang berusaha memuat objek pertama tampak tajam.

Canon memperkenalkan focus otomatis (AF) pada SLR 25-an tahun yang lalu dan kini teknologi itu sudah berkembang jauh.

Intinya,ada sensor khusus pada kamera yang mengukur kontras kemudian mengatur lensa agar objek tajam.

Sayangnya,pada beberapa kondisi,sistem canggih itu masih bisa salah. Pertama ,kamera tidak bisa membaca pikiran anda untuk mengetahui objek utama foto anda.

Beberapa sensor digunakan untuk mendeteksi objek, tap AF hanya beransumsi bahwa anda ingin mengunci focus pada objek yang berada paling dekat dengan kamera.

Langkah - Langkah Mengatur Autofocus.

Periksa pengaturan focus otomatis. Focus otomatis hanya bekerja jika pengaturan pada lensa ada di mode AF 

Tekan tombol AF point selection yang dapat ditemui di pojok knan atas di belakang EOS untuk menentukan titik focus. 

Tekan tombol set yang ada di sebelah kanan LCD belakang sampai mode AF point selection berada di auto select. 

Pastikan anda selalu mengunci focus sebelum memotret. Tekan tombol shutter untuk mengaktifkan AF.

Belajar membaca viewfinder

Viewfinder kamera menyediakan banyak informasi mengenai focus. Anda Cuma perlu tau lokasinya.

A. Layar Fokus.

Gambar yang tampak di viewfinder merupakan gambar hasil proyeksi lensa.

B. Preview Fokus.

Layar fokus memiliki permukaan yang tidak mulus,untuk membantu anda mengetahui bagian pada gambar yang tajam dan bagian yang mana yang tidak. 

Layar fokus juga menginformasikan depth of field yang didapatkan jika anda menggunakan aperture terlebar.

C. Titik-Titik Fokus.

Kamera D-SRL Canon yang ada saat ini memiliki 7 sampai 45 titik yang digunakan kamera utuk menentukan jarak objek.

Belajar membaca viewfinder

D. Konfirmasi Fokus.

Lampu LED bundar berwarna hijau akan menyala ketika fokus otomatis sudah berhasil mendapatkan fokus.

ketika one shoot AF digunakan, lampu akan kelap kelip jika AF tak berhasil menguci fokus atau anda terlalu dekat dengan objek. Tapi ketika AI Servo AF digunakan, lampu tidak akan menyala.

E. Titik tengah AF.

Titik di tengah merupakan titik paling sensitif. Titik itulah yang paling baik digunakan saat merekam foto saat kondisi minim cahaya atau kondisi lain yang memerlukan pemfokusan akurat.

Anda dapat Menggunakan titik tengah ini meskipun ingin objek tersebut tidak berada di tengah foto.

Bagaimana fokus otomatis bekerja ?

Sistem otomatis di SLR Canon bekerja dengan mendeteksi objek lalu mengatur fokus menggunakan motor lensa.

Sistem mengunci fokus dengan perhitungan objek yang tampil tajam adalah objek yang memiliki kontras lebih tinggi.



Jadi, bukanya mengukur jarak antara kamera dan objek, fokus otomatis menggukana sensor yang mengukur kontras pada titik titik tertebtu pada objek.

Ada sepasang sensor yang bekerja sama denga titik AF yang anda lihat di viewfinder.

Dengan menganalisa sinyal dari setiap sensor AF, system dapat mengatur lensa menuju titik dengan kontras tertinggi.

Jika ada lebih dari satu titik AF, system akan beransumsi jika fokus yang anda inginkan adalah objek yang berada paling dekat kamera.

- SETUP KAMERA - Memilih Mode Fokus

One Shoot AF

Mode terbaik untuk objek tak bergerak. Pada mode ini, fokus otomatis mengunci fokus sesegera mungkin seteah menemukan target. Lingkaran hijau di viewfinder menginformasikan jika fokus sudah ditemukan.



Al Servo AF

Metode untuk objek bergerak. Tekan tombol shutter separuh dan kamera akan terus menerus melacak objek.

Sistem prediksi melacak objek dan memperkirakan jalur yang akan dilalui objek bahkan setelah tombol shutter ditekan.

Manual

Mematikan fokus otomatis dapat mempercepat penguncian fokus pada kondisi tertentu,misalnya pada kondisi minim cahaya atau berkontras rendah.

Lampu LED pada viewfinder menyala merah atau hijau sebagai indikator fokus.



Langkah Langkah Mengunci fokus pada objek tak ditengah

Tekan tombol AF pada lensa untuk mengaktifkan autofocus. Setelah itu, gunakan tombol dial drive di atas dan pilih one shoot AF. 

Tekan tombol AF point selection pada pojok kanan atas kamera, kemudian gnakan tombol kursor atau tombol putar untuk mengubah pengaturan. 

Selanjutnya , intip viewfinder atau lihat LCD belakang, geser titik fokus pada layar hingga ke titik tengah. Titik tengah akan menjadi merah. 

Atur komposisi pada viewfinder sehingga titik tengah berada pada bagian yang ingin anda jadikan fokus(pada contoh,mata pada objek ini). 

Tekan tombol shutter separuh sehingga eksposur dan sistem fokus otomatis mulai bekerja. Kamera akan melakukan pemfokusan pada titik tengah. 

LED berwarna merah di titik fokus tengah akan menyala ketika objek terfokus. LED hijau juga akan menyala.tetap tekan tombol shutter setengah. 

Sambil tetap menelan tombol shuter setengah, lakukan komposisi ulang. Ketika sudah pada komposisi yang benar, tekan tombol shutter sepenuhnya.

Cara memastikan foto sudah tajam.

Dalam hal menguci foku,EOS punya kemampuan lebih dalam sistem dan kntrol lebih yang mungkin belum anda ketahui sebelumnya. Di sinilah mereka tersembunyi.

A. Fokus manual

Untuk menentukan fokus, ketimbang menggunakan sistem AF, anda bisa memutar cincin fokus. Tetapi, sebelumnya, atur lensa mode MF.

B. Elemen lensa

Untuk menentukan fokus, sekumpulan elemen di dalam lensa akan bergerak dan melakukanproses pemfokusan.

C. Layar fokus

Tersembunyi di bawah prisma. Layar fokuslah yang anda lihat di viewfinder. Pada beberapa model kelas atas. Ada pilihan layar fokus yang memastikan akurasi saat anda menentukan fokus secara manual.

Layar fokus

D. Viewfinder

Viewfinder menampilkan panduan mengenai fokus dan mengindikasikan kapan kamera sudah terfokus serta apa yang dijadikan fokus.

E. Cermin sub

Cermin utama berwarna semiperak, memungkikan cahaya melewatinya untuk ditangkap oleh cermin sub. Cahaya dipantulkan ke bawah,menuju model AF.

F. Model AF

Sensor khusus yang digunakan untuk menentukan kontras dan fokus. Pengaturan sensor ini kemudian diteruskan ke lensa.

G. Cermin

Miror memantulkan gambar yan diproyeksikan lensa sehingga tampil pada layar fokus. Cermin membuka saat tombol shutter ditekan.

Tips: Atur untuk mata anda

Untuk dapat melihat titik fokus dengan jelas di viewfinder sehingga anda tahu bahwa fokus sudah benar anda dapat mengatur lensa di dalam viewfinder agar sesuai dengan mata.

Ada sebuah tombol putar kecil di pojok kanan atas viewinder yang dapat digunakan untuk dioptri. Tekan tombol shutter separuh,kemudian putar tombol putar itu sehingga ikon dan angka di dalam viewfinder tampak tajam.

Objek bergerak

Fokus semakin rumit ketika objek yang hendak dipotret bergerak. Pada mode fokus otomatis standar (One Shoot AF),lensa mengunci fokus ketika mengetahui jarak objek. 

Tapi pada objek bergerak, anda sebaiknya mengganti mode pemotretan ke AI Servo AF yang dapat melacak objek hingga shuttr terbuka.

Sistem fokus otomatis sebelumnya pasif. Sistem mencari kontras dan mengatur lensa seperlunya sampai lensa menemukan kontras.

Pada objek dengan kontras yang rendah(seperti dinding berwarna putih atau langit) sistem fokus otomatis tidak dapat menemukan kontras dan akan terus menerus mencari target yang dapat dikunci. Untuk itu, anda harus mencari kontras yan cukup agar kamera dapat mengunci fokus.

Pencahayaan yang baik juga penting untuk melakukan pemfokusan otomatis. Cahaya ini tidak hanya soal seberapa terang kondisi pemotretan lensa dengan aperture lebar memiliki fokus otomatis yang lebih baik karena Masukkan cahaya lebih banyak ke sensor fokus otomatis.

Bahkan banyak SLR yang memiliki satu atau beberapa titik fokus otomatis yang didesain untuk bekerja paling baik pada aperture f/2.8.

pengaturan ini penting. Apa pun aperture yang anda gunakan, lensa selalu menunci fokus dengan aperture terlebar di mana aperture hanya tertutup saat foto direkam).

Ketika akurasi diperhitungkan

Depth of field atau ruang ketajaman juga hal yang penting yang hars dipahami. Semakin besar aperture, semakin sempit depth of fieldnya sehingga anda harus benar benar yakin objek utama sudah tajam.

Serupa dengan itu, ketika anda mendekat dengan objek dengan lensa ber focal length panjang. Kemungkinan foto tidak fokus semakin meningkat.

Gunakan teknik pada pelajaran ini agar fokus akurat. Ingat pula untuk melihat LCD setelah memotret untuk memastikan ketaajaman foto.

Gunakan perbesaran ke objek utama dan pastikan fokusnya ke arah objek tersebut.

Teknik Tingkat Mahir Trik Fokus Manual Pergerakan Kamera.

ketika berusaha memfokus pada objek yang jaraknya hanya beberapa sentimeter dari lensa, fokus yang akurat sulit didapat oleh fokus otomatis.

Objek makro

Objek makro lebih mudah ditangani dengan sedikit menggerakan kamera. Kunci fokus dulu pada objek, lalu bergerak ke depan atau ke belakang sampai objek tampil tajam.

Live View.

Jika kamera memiliki fitur live view, nyalakan ketika anda melakukan fokus secara manual.

Cara Menguasai Fokus Pada Kamera DSLR

Gambar LCD akan menunjukan fokus lebih tepat karena anda bisa memperbesar tampilan. Biasanya sampai 10x. Ingat untuk meneliti bagian yang ingin anda tampil tajam.

Gunakan Titik Fokus Otomatis.

Ketika menggunakan fokus manual, tak berarti fokus otomatis benar benar dimatikan, fokus otomatis dapat menjadi asisten karena LED merah menginformasikan area terfokus.



Ketika memfokus secara manual, pastikan mode AF diatur ke satu titik.

Latihan Jitu Mengontrol Fokus

Untuk memastikan anda sudah paham benar tentang fokus. Carilah dua objek (seperti dua orang atau dua kaleng) dan posisikan mereka pada jarak yang berbeda.

1. Atur foto sehingga kedua objek berdekatan. Gunakan aperture lebar (pakai mode Av dan atur aperture ke f/4 atau f/5.6).



pilih salah satu titik fokus untuk mengambil dua foto. Foto pertama fokus pada objek yang berada di depan, foto kedua pada objek di belakang.



2. Ulangi lagi, tapi kali ini gunakan fokus manual. Periksa kedua gambar pada komputer dengan memperbesar dan periksa apakah objek anda sudah tajam.

Semoga tutorial kali ini bermanfaat bagi kalian
Terima kasih
Salam Anima Belajar
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar